HAPRI Minta Copot Kejati Sulselbar yang lamban menangani kasus Korupsi Bupati Barru

indonesiasatu, 17 Sep 2019, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

Makassar- Lagi -Lagi Himpunan Aktivis Pemuda Rakyat Indonesia (HAPRI) kembali datangi Kantor Kejaksaan Tinggi Sulselbar Selasa (17/09/2019)

Terkait kasus korupsi jembatan beton bamba di kabupaten Pinrang yang merugikan negara sebanyak 2,4 miliar dimana Ambruknya Jembatan Bamba telah memakan anggaran APBN tahun anggaran 2011 dengan nilai sebesar 2,4 miliar ludes dalam hitungan hari HAPRI melakukan Aksi ketiga kalinya di kejaksaan tinggi untuk mengevaluasi hasil pelaporan yang lamban ditangani oleh kejati sulselbar.

Makmur Selaku dewan Komando, "Aksi ketiga kalinya ini untuk mengevaluasi pelaporan kami dimana sebelumnya kami sudah dua kali melakukan aksi unjuk rasa, aksi yang pertama kami meminta kejati sulselbar untuk membuka kembali kasus korupsi jembatan bamba dikarenakan Suardi Saleh pada waktu itu menjabat kepala dinas PU selaku KPA dan sekarang sebagai Bupati Barru yang bertanggung jawab mutlak baik secara formil maupun material itu masih berkeliaran diluar sana yang kuat diduga terlibat pada kasus ini, dan aksi yang kedua kami telah pelaporan secara resmi dengan penyerahan berita acara pelaporan dan meminta kejaksaan untuk secepatnya memeriksa suardi saleh terkait dugaan kasus ini" 

"Adapun kedua rekannya sudah jadi terdaqwa Haji Huseni Zain Alias Haji Laulu sebagai kontraktor disebutkan telah melakukan pengurangan volume pengadaan dan dijatuhi hukuman tujuh tahun penjara oleh Mahkama Agung pada 2018 dan Ir. Gamari Ganisa sebagai konsultan Pengawas yang juga perencana dinilai telah lalai melaksanakan tugasnya sehingga dijatuhi hukuman lima tahun penjara" ungkapnya

hasil pemeriksaan BPK RI perwakilan sulsel dan BPKP pada pembangunan jembatan bamba kecamatan batulappa kabupaten Pinrang  mengunakan anggaran APBN tahun 2011 sebanyak 2,4 miliar dinyatakan sebagai total loos atau kerugian total atau kerugian negara karena merajuk kepada asas manfaat tidak bisa digunakan

"Kejati Sulselbar jangan pura-pura menutup mata dan menutup telinga terkait persoalan ini, cepat tuntaskan kasus ini karna kami tidak akan berhenti melakukan aksi unjuk rasa ketika kasus ini belum dituntaskan" teriak Makmur dalam orasinya.(Herman)

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu